RENUNGAN HIDUP
Kekuatan do’a
adalah sebuah kekuatan yang paling efektif ketika dibarengi dengan kegigihan
diri untuk melakukan perbaikan sikap hidup dan berkehidupan.Ada beberapa hal
yang terkadang dilupakan atau di abaikan dalam perbaikan sikap hidup yang
seharusnya di utamakan jika benar benar ingin mencapai kesempurnaan hidup.
1.Perbaiki sikap.
2 Perbaiki tindakan. 3 Perbaiki ucapan.4 Perbaiki prilaku.Ke empat dasar hidup
ini merupakan pijakan awal dalam menemukan jawaban menuju jalan keluar untuk hidup,(Solusien
of the life)
Sikap hidup
yang paling baik dan utama adalah banyak-banyak untuk mengingat dan mengakui
kekurangan dan kesalahan sendiri.Cari tau dan koreksi bagimana kita melihat
kegagalan hidup yang dialami?,bukan menyesali apa yang terjadi karena ini awal
kebingungan yang berujung menyalahkan orang lain sedangkan segala sesuatu yang
dilakukan adalah hasil daya hidup pilihan sendiri.
1.Perbaiki sikap
1.Perbaiki sikap
Waspadalah
terhadap hasil pemikiran sendiri disaat keadaan diri sedang putus asa,karena
apapun hasil buah pikiran dari rasa putus asa tidak akan sampai kepada
terbukanya akal sehat yang jernih.(Bagaimana
bisa tinta warna hitam bisa menorehkan warna hijau?) Cobalah kita tengok
jauh kebelakang sepuluh atau dua puluh taun yang lalu,apa yang kita alami dan
perbuat?,setelah seluruh bayangan hidup yang lalu mulai muncul dalam layar
pikiran,perhatikan tiap detail yang pernah dilakukan.Kemudian tanya satu
persatu semua permasalahan yang telah terjadi itu bagaimana
mengawalinya?.Niscaya benar dan salahnya akan terlihat jelas,dan pikiranpun
akan sepakat mengatakan” Akulah sang pengexsekusi kehidupan yang telah
kulakukan.
2.Perbaiki tindakan
Dalam sebuah
kegagalan hidup ada yang penting ditanyakan kepada diri sendiri,bagaimana dan
apa tindakan diri selama ini dalam menimbang mengingat hingga memutuskan sebuah
keputusan yang harus di ambil kemudian dituruti dan dilaksanakan oleh diri
sendiri?.Inilah yang disebut tindakan dalam melaksanakan suatu
keputusan.Mungkin selama ini dalam bertindak apapun yang dilakukan tidak pernah
diperhitungkan secara tepat cepat dan akurat....? jika benar demikian maka
hatipun akan mengatakan” selama ini aku tidak pernah melakukan perencanaan
tindakan sebuah keputusa secara akurat,tepat dan cepat, yang hasilnya semua
yang dilakukan tidak mengenai sasaran yang di inginkan.Maka untuk
memperbaikinya,sebelum melaksanakan hasil pemikiran harus cepat mengakurasikan
pertimbangan dalam ketepatan penyesuaian kemampuan daya diri sendiri, setiap
peluang yang datang akan menguntungkan manakala sesuai dengan kapasitas akal
hati dan pikiran sendiri,inilah yang disebut keseuaian daya diri.Maka tindakan
yang akan diambilpun akan sesuai dengan diri sendiri.Tapi sebaliknya peluang
yang baik sekalipun akan mengancam bahkan menghancurkan diri sendiri manakala keputusan
untuk bertindak tidak disesuaikan dengan daya diri sendiri.
3.Perbaiki ucapan
Ucapan adalah
sarana komunikasi dalam kehidupan yang paling utama.Sudahkan kita berkomunikasi
menggunakan ucapan/lisan dengan baik dan sempurna? Tepatkah selama ini
menggunakan ucapan/lisan dalam tiap melaksanakan sebuah urusan?.”Manusia yang
paling utama ialah yang sebaik baik menjaga lisanya”.Mungkin selama ini dalam melaksanakan
semua tindakan dan prilaku tidak pernah sesuai dengan ucapan/lisan,hingga
apapun peluang kebaikan tertutup karena tidak bisa mengkomunikasikan ucapan
dengan cepat tepat dan akurat? Bahkan kebaikan yang sudah di depan mata malah sudah
ada dalam genggaman hilang terbuang gara gara sebuah komunikasi yang tidak
tepat dilakukan oleh diri sendiri,tidak sedikit contoh orang atau tokoh yang
hebat jatuh trpuruk diakibatkan oleh ucapan/lisan yang tidak tepat dan akurat dalam
bertindak.(Mise komuniation)inilah realita yang sering terjadi pada setiap
pelaku hidup yang menemukan kegagalan,karena tidak mampu dan tidak mengerti
bagaimana aplikasi dari pepatah”manusia yang paling utama adalah sebai baik
menjaga lisanya”.tidak tapat dalam akurasi ucapan yang tepat,maka tidak akan
mampu menangkap sinyal baik yang datang dari ucapan/lisan yang diterima dari
luar diri sendiri.
4.Perbaiki sikap
Bagaimana
selama ini sikap diri dalam menjalankan/melakukan semua aktipitas hidup?
Bagaimana selama ini menyikapi segala sesuatau yang terjadi terhadap diri
sendiri? Bagaimana menyikapi segala peluang dan kesempatan melakukan dan
menjalankan prinsip prinsip pemikiran yang ada pada sekitar kehidupan diri
sendiri?. Dan pertanyaan yang terakhir sudahkah diri sendiri bersikap
bijak?.Bijak pada setiap persoalan yang mengelilingi kehidupan diri sendiri itu
wajib untuk dikedepankan dan diutamakan.Mungkin selama ini diri kurang dalam
menyikapi setiap urusan hidup,banyak menyikapi baiknya tanpa menyikapi buruknya,sering
menyikapi untungnya tanpa menyikapi ruginya,gampang menyikapi kuatnya sulit
menyikap lemahnya.Sikap hidup merupakan sebuah prinsip yang harus diperbaiki
dalam berbagai hal dan persoalan kehidupan,sikap hidup merupakan cerminan
sipelaku kehidupan itu sendiri.Karena orang akan mudah menilai seseorang dari
sikap dan prilaku serta Ucapan/lisannya sendiri.Bersikaplah dengan penuh
kecepatan namu haruslah tepat dan akurat agar mencapai target yang di
inginkan.(Wallahu a’lam)
Harapan penulis.(Semoga menjadi bahan pemikiran dan renungan)
Ketika mulai
malas untuk berfikir,ketika itu pula akan malas dalam beribadah.Ketika malas
dalam ber ibadah, maka itulah pertanda mulai memudarnya perhatian Allah
kepadanya.Ketika Alloh sudah tidak memperhatikannya,maka akan tertutuplah dari
pintu taufiknya,terhalang dari gerbang hidayahnya, terbuang dari
inayahnya,tersingkir dari Rahmatnya ALLOH Swt ,jika ini yang terjadi? Sia
sialah dalam tiap mu’amalahnya.
BY:BUDI KUSUMAH






0 komentar:
Posting Komentar