Sabtu, 21 Juli 2012

RENUNGAN HIDUP


RENUNGAN HIDUP

Kekuatan do’a adalah sebuah kekuatan yang paling efektif ketika dibarengi dengan kegigihan diri untuk melakukan perbaikan sikap hidup dan berkehidupan.Ada beberapa hal yang terkadang dilupakan atau di abaikan dalam perbaikan sikap hidup yang seharusnya di utamakan jika benar benar ingin mencapai kesempurnaan hidup.

1.Perbaiki sikap. 2 Perbaiki tindakan. 3 Perbaiki ucapan.4 Perbaiki prilaku.Ke empat dasar hidup ini merupakan pijakan awal dalam menemukan jawaban menuju jalan keluar untuk hidup,(Solusien of the life)

Sikap hidup yang paling baik dan utama adalah banyak-banyak untuk mengingat dan mengakui kekurangan dan kesalahan sendiri.Cari tau dan koreksi bagimana kita melihat kegagalan hidup yang dialami?,bukan menyesali apa yang terjadi karena ini awal kebingungan yang berujung menyalahkan orang lain sedangkan segala sesuatu yang dilakukan adalah hasil daya hidup pilihan sendiri.

1.Perbaiki sikap

Waspadalah terhadap hasil pemikiran sendiri disaat keadaan diri sedang putus asa,karena apapun hasil buah pikiran dari rasa putus asa tidak akan sampai kepada terbukanya akal sehat yang jernih.(Bagaimana bisa tinta warna hitam bisa menorehkan warna hijau?) Cobalah kita tengok jauh kebelakang sepuluh atau dua puluh taun yang lalu,apa yang kita alami dan perbuat?,setelah seluruh bayangan hidup yang lalu mulai muncul dalam layar pikiran,perhatikan tiap detail yang pernah dilakukan.Kemudian tanya satu persatu semua permasalahan yang telah terjadi itu bagaimana mengawalinya?.Niscaya benar dan salahnya akan terlihat jelas,dan pikiranpun akan sepakat mengatakan” Akulah sang pengexsekusi kehidupan yang telah kulakukan.

2.Perbaiki tindakan

Dalam sebuah kegagalan hidup ada yang penting ditanyakan kepada diri sendiri,bagaimana dan apa tindakan diri selama ini dalam menimbang mengingat hingga memutuskan sebuah keputusan yang harus di ambil kemudian dituruti dan dilaksanakan oleh diri sendiri?.Inilah yang disebut tindakan dalam melaksanakan suatu keputusan.Mungkin selama ini dalam bertindak apapun yang dilakukan tidak pernah diperhitungkan secara tepat cepat dan akurat....? jika benar demikian maka hatipun akan mengatakan” selama ini aku tidak pernah melakukan perencanaan tindakan sebuah keputusa secara akurat,tepat dan cepat, yang hasilnya semua yang dilakukan tidak mengenai sasaran yang di inginkan.Maka untuk memperbaikinya,sebelum melaksanakan hasil pemikiran harus cepat mengakurasikan pertimbangan dalam ketepatan penyesuaian kemampuan daya diri sendiri, setiap peluang yang datang akan menguntungkan manakala sesuai dengan kapasitas akal hati dan pikiran sendiri,inilah yang disebut keseuaian daya diri.Maka tindakan yang akan diambilpun akan sesuai dengan diri sendiri.Tapi sebaliknya peluang yang baik sekalipun akan mengancam bahkan menghancurkan diri sendiri manakala keputusan untuk bertindak tidak disesuaikan dengan daya diri sendiri.

3.Perbaiki ucapan

Ucapan adalah sarana komunikasi dalam kehidupan yang paling utama.Sudahkan kita berkomunikasi menggunakan ucapan/lisan dengan baik dan sempurna? Tepatkah selama ini menggunakan ucapan/lisan dalam tiap melaksanakan sebuah urusan?.”Manusia yang paling utama ialah yang sebaik baik menjaga lisanya”.Mungkin selama ini dalam melaksanakan semua tindakan dan prilaku tidak pernah sesuai dengan ucapan/lisan,hingga apapun peluang kebaikan tertutup karena tidak bisa mengkomunikasikan ucapan dengan cepat tepat dan akurat? Bahkan kebaikan yang sudah di depan mata malah sudah ada dalam genggaman hilang terbuang gara gara sebuah komunikasi yang tidak tepat dilakukan oleh diri sendiri,tidak sedikit contoh orang atau tokoh yang hebat jatuh trpuruk diakibatkan oleh ucapan/lisan yang tidak tepat dan akurat dalam bertindak.(Mise komuniation)inilah realita yang sering terjadi pada setiap pelaku hidup yang menemukan kegagalan,karena tidak mampu dan tidak mengerti bagaimana aplikasi dari pepatah”manusia yang paling utama adalah sebai baik menjaga lisanya”.tidak tapat dalam akurasi ucapan yang tepat,maka tidak akan mampu menangkap sinyal baik yang datang dari ucapan/lisan yang diterima dari luar diri sendiri.

4.Perbaiki sikap

Bagaimana selama ini sikap diri dalam menjalankan/melakukan semua aktipitas hidup? Bagaimana selama ini menyikapi segala sesuatau yang terjadi terhadap diri sendiri? Bagaimana menyikapi segala peluang dan kesempatan melakukan dan menjalankan prinsip prinsip pemikiran yang ada pada sekitar kehidupan diri sendiri?. Dan pertanyaan yang terakhir sudahkah diri sendiri bersikap bijak?.Bijak pada setiap persoalan yang mengelilingi kehidupan diri sendiri itu wajib untuk dikedepankan dan diutamakan.Mungkin selama ini diri kurang dalam menyikapi setiap urusan hidup,banyak menyikapi baiknya tanpa menyikapi buruknya,sering menyikapi untungnya tanpa menyikapi ruginya,gampang menyikapi kuatnya sulit menyikap lemahnya.Sikap hidup merupakan sebuah prinsip yang harus diperbaiki dalam berbagai hal dan persoalan kehidupan,sikap hidup merupakan cerminan sipelaku kehidupan itu sendiri.Karena orang akan mudah menilai seseorang dari sikap dan prilaku serta Ucapan/lisannya sendiri.Bersikaplah dengan penuh kecepatan namu haruslah tepat dan akurat agar mencapai target yang di inginkan.(Wallahu a’lam)

Harapan penulis.(Semoga menjadi bahan pemikiran dan renungan)

Ketika mulai malas untuk berfikir,ketika itu pula akan malas dalam beribadah.Ketika malas dalam ber ibadah, maka itulah pertanda mulai memudarnya perhatian Allah kepadanya.Ketika Alloh sudah tidak memperhatikannya,maka akan tertutuplah dari pintu taufiknya,terhalang dari gerbang hidayahnya, terbuang dari inayahnya,tersingkir dari Rahmatnya ALLOH Swt ,jika ini yang terjadi? Sia sialah dalam tiap mu’amalahnya.

BY:BUDI KUSUMAH

0 komentar:

Posting Komentar